• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Rabu, 02 November 2016

Cara Mudah Pembuatan Karbol (Pembersih Lantai)

Pada iklan-iklan ditelevisi salah satu produk karbol atau kreolin menginformasikan bahwa karbol tersebut segarnya aroma cemara. Jika kita telusuri karbol berasal dari getah pohon pinus bukan dari getah pohon cemara. Ini berarti aroma yang timbul seharusnya aroma pinus bukan aroma cemara. Ini pembohongan public? Getah pohon pinus di olah melalui proses penyulingan akan menghasilkan minyak pinus yang dinamakan pine oil dan residunya dinamakan arpus/gondorukem/gumrosin/siongka. Bentuk arpus mirip bongkahan batu berwarna coklat kekuninga-kuningan mudah pecah. Arpus inilah sebagai bahan utama sekaligus sebagai bahan aktif pembuatan karbol atau kreolin. Arpus mengandung desinfektan cocok untuk pembersih lantai sekaligus pembunuh kuman, bakteri dan jamur sehingga kita terhindar penyakit. Minyak pinus (pine oil) juga berfungsi sebagai desinfektan dan juga sebagai antiseptic.
Bila kita mengetahui lebih jauh, banyak sekali kegunaan dari cairan karbol. Penulis akan menjabarkan kegunaan-keguanaan kreolin adalah sebagai berikut:

  1. Pembersih lantai sekaligus pembunuh kuman, bakteri maupun jamur, tidak hanya cocok untuk di kamar mandi saja sehingga kita betah di kamar mandi berjam-jam, tetapi untuk semua ruangan dirumah, perkantoran, rumah sakit dll.
  2. Mengatasi bau yang sangat membandel yang tidak bisa diatasi oleh pewangi atau parfum apapun. Bau tidak sedap disebabkan oleh kuman atau jamur hidup dengan memberikan cairan karbol bau tak sedap akan hilang seketika. Juga bisa penghilang bau bangkai dengan menyiramkan cairan karbol di bangkai tersebut.
  3. Keset dan wangi segarnya aroma pinus (bukan cemara yang tahu selama ini), maksudnya lantai tidak licin sehingga tidak mudah akan terpeleset umumnya untuk kamar mandi dan kususnya bagi yang punya anak kecil. Wanginya segar nuansa pegunungan pohon pinus.
  4. Karbol + diterjen bisa untuk membersihkan kerak-kerak yang membandel.
Pembuatan karbol
Dalam pembuatan karbol ada dua cara yaitu cara dingin dan cara panas. Cara dingin dengan menggunakan air dingin akan menghasilkan karbol berwarna seperti kopi susu dan cara panas akan menghasilkan karbol berwarna seperti minyak goreng. Arpus yang berbentuk bongkahan ini harus ditumbuk sampai halus supaya mudah dilarutkan nantinya. Selanjutnya simak dibawah ini
Komposisi pembuatan karbol:
  1. Arpus 1kg
  2. NaOH secukupnya
  3. Camper 50 gr
  4. Pine Oil/Minyak pinus
  5. Air 10 – 20 liter
Peralatan yang dibutuhkan: Penumbuk, Ayakan, Ember plastik, pengaduk kayu.
Cara membuat:
  1. Larutkan NaOH dalam air 6 liter di Ember plstik aduk rata
  2. (1) + Arpus aduk rata dan biarkan beberapa lama
  3. Larutkan Camper dalam minyak pinus terjadi larutan homogen
  4. (2) + (3) aduk rata
  5. (4) + beri sisa air yang dibutuhkan dan siap dikemas

 CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com

Cara Bikin Shampoo Mobil, Wirausaha Shampoo Mobil

Dewasa ini kalau kita perhatikan di sekitar kita banyak sekali masyarakat yang mempunyai sepeda motor ataupun mobil. Ini adalah peluang bisnis sebab bagaimanapun juga mobil ataupun sepeda motor perlu dibersihkan dari kotoran-kotoran yang melekat.
Kalau kita perhatikan juga banyak terutama di kota-kota besar tempat-tempat pencucian sepeda motor umumnya dan pencucian mobil khususnya. Mereka sudah tahu pembersih yang tepat untuk sepeda motor ataupun mobil adalah shampoo. Bagi mereka yang tidak tahu bila menggunakan pembersih selain shampoo akan dapat merusak cat sepeda motor maupun cat mobil.
Untuk membersihkan/mencuci mobil atau sepeda motor tidaklah boleh memakai sabun sembarangan apa lagi menggunakan sabun colek atau deterjen, hal ini akan dapat merusak cat mobil atau sepeda motor anda. Mengapa? Karena didalam didalam pembuatan sabun colek atau deterjen terdapat soda api (NaOH) maupun bahan-bahan yang mengandung natrium (Na). Hal ini bisa kita rasakan sewaktu kita menggegam deterjen akan terasa panas ditangan. Ini membuktikan adanya reaksi bahan-bahan yang unsur Na dengan air (H2O) akan membentuk NaOH ( tangan kita ada unsur airnya) sehingga tangan kita akan terasa panas. Bahan kimia ini yang dapat merusak cat motor/mobil anda, cat akan terkikis menjadi pudar dan akhirnya menghilang, hal ini sering kita jumpai pada sepeda motor. Untuk itu sebaiknya gunakan SHAMPOO MOBIL saja.
Dalam pembuatan sampoo mobil tidak beda jauh dengan sabun cair, hanya beberapa bahan yang perlu ditambahkan yaitu gliserin dan foam booster (lihat materi pembuatan sabun cair). Fungsi dari gliserin sebagai pengkilap fungsinya sama seperti silikon sehingga tidak perlu lagi mengggunakan silikon. Foam booster berfungsi sebagai pembuat gelembung-gelembung kecil dan penambah busa.
Komposisi sampoo mobil :

  1. Texapon 1kg
  2. Sodium sulfat secukupnya
  3. Camperlan secukupnya
  4. Foam booster secukupnya
  5. Gliserin secukupnya
  6. EDTA 20 gram
  7. propilin glikol secukupnya
  8. Parfum secukupnya
  9. Pewarna secukupnya
  10. Air 10 liter
  11. Siap di kemas
Alat yang dibutuhkan : Ember, Gelas ukur plastik (literan), Gelas ukur kaca (cc), pengaduk kayu.
Cara Membuat sampoo mobil :
  1. Texapon +  sodium sulfat diaduk sampai memutih
  2. (1) + beri air sedikit demi sedikit sampai 6 liter
  3. (2) + camperlan aduk sampai mengental
  4. (3) + tambahkan lagi air 2 liter aduk sampai homogen
  5. (4) +  sodium sulfat aduk rata
  6. (5) + Foam booster aduk rata
  7. (6) + Gliserin aduk rata
  8. (7) + (EDTA larutkan dalam 100 ml) aduk rata
  9. (8) + air 1,9 liter aduk rata
  10. (9) + Pewarna aduk rata
  11. (10) + ( Parfum + Propilin glikol) aduk rata
  12. Siap dikemas
Analisa kegagalan sampoo mobil
Dalam pembuatan sampoo mobil kadang-kadang akan mengalami kegagalan. Hal ini bisa disebabkan oleh kesalahan cara membuatnya (prosedur) atau komposisi bahan. Prosedur diatas sudah cukup baik karena kami sudah melakukan riset-riset sebelumnya.
Jika urutan-urutan prosedur diatas ada dibalik hasilnya akan kurang baik sehingga hasil sampoo mobil vikositasnya rendah. Kegagalan pembuatan sampoo mobil bisa juga karena disebabkan oleh komposisi bahan, hal ini bisa kita atasi dengan mempelajari fungsi dari bahan-bahannya. Kami akan menyontohkan dalam pembuatan sampoo mobil
salah satunya menggunakan bahan sodium sulfat berlebih, ingat salah satu fungsi dari sodium sulfat adalah sebagai pengental tetapi jika sodium sulfat berlebih sampoo akan encer
Hubungi :
INDOARTHA CHEMICAL
CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com

Proses Pembuatan Sabun Cuci Piring, Wirausaha Produsen Sabun Cuci Piring

Sabun cair ini merupakan produk yang strategis, karena saat ini masyarakat modern suka prodak yang praktis dan ekonomis.
Untuk mengawali bikin sabun cair cukup mudah dengan mengetahui sifat dan fungsi masing-masing bahan sabun cair dan cukup dengan modal awal 100.000 rupiah bisa menghasilkan lebih dari 30 liter sabun cair kwalitas baik. Untuk pembelian bahan-bahan kimia yang tertera dibawah ini dapat di beli toko-toko kimia terdekat.
Pada umumnya sabun cair mengandung bahan-bahan sebagai berikut:
* Texapon 10%
* Sodium sulfat secukupnya
* Camperlan secukupnya
* Asam sitrid 1%
* EDTA 0,1%
* Parfum secukupnya
* Propilin glikol secukupnya
* Pewarna secukupnya
* Air
Peralatan yang dibutuhkan: Ember, Gelas ukur dan pengaduk kayu
Cara membuat:

1. Texapon + sodim sulfat diaduk rata sampai memutih
2. (1) + masukkan air sedikit demi sedikit sampai 50% nya
3. (2) + masukkan camperlan aduk rata
4. (3) + sisa (20-30)% air dimasukkan sedikit demi sedikit
5. (4) + sodium sulfat dimasukkan sedikit demi sedikit hingga terlihat mengental
6. (5) + pewarna secukupnya aduk rata
7. (6) + parfum secukupnya
8. Siap dikemas
Catatan:
* Pemberian parfum pada sabun cair dengan perbandingan 1ml parfum berbanding 500 ml sabun cair.
* Propilin glikol berbanding parfum ( 1 : 2 )
Analisis Bahan
Texapon ini nama merk dagang dengan nama kimia Sodium Lauril Sulfat ( SLS). Senyawa ini adalah surfaktan. Texapon ini bentuknya jel yang berfungsi sebagai pengangkat kotoran. Sodium sulfat (Na2SO4) bentuknya serbuk yang berfungsi mempercepat pengangkatan kotoran dan juga sebagai pengental. Camperlan ini bentuknya cairan kental yang berfungsi sebagai pengental dan penambah busa menjadi gelembung-gelembung kecil. Asam sitrit bentuknya serbuk yang berfungsi sebagai pengangkat lemak. EDTA ini bentuknya serbuk berfungsi sebagai pengawet sabun cair. Parfum ini bentuknya cair fungsinya sebagai pewangi sabun cair. Propilin glikol ini bentuknya cair fungsinya sebagai pengikat parfum. Pewarna ini bentukya serbuk fungsinya sebagai pemberi warna pada sabun cair.
Biaya Operasional
Untuk memasarkan suatu produk ke masyarakat harus diperhitungkan biaya produksinya
untuk mengetahui keuntungan suatu produk dalam setiap kemasan atau liternya. Biaya operasional untuk sekali produksi di antaranya meliputi:
1. Biaya bahan per liter atau per kemasan dgn rumus = total biaya pembelian bahan di bagi jumlah berapa liter atau kemasan yang dihasilkan.
2. Biaya kerja per liter atau per kemasan.
3. Bila dalam bentuk kemasan dihitung biaya kemasan dan stikernya.
4. Biaya penyusutan alat artinya peralatan yang digunakan akan di ganti berapa lama untuk membeli peralatan baru
5. Biaya promosinya
6. Biaya transportasi
Dari komponen-komponen biaya operasional dijumlahkan kemudian ditambah laba setiap kemasan atau liternya, sehingga kita akan mengetahui berapa keuntungan dalam setiap kemasan atau liternya.
Kiat-kiat pemasaran
Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu usaha baik dalam bentuk produk maupun jasa. Sebaik apapun suatu produk jika pemasarannya mlempem akan tidak berkembang. Ada beberapa jurus yang dapat kita gunakan:
1. Percaya dan bangga terhadap produk yang kita pasarkan.
2. Paham dan mengerti tentang produk tersebut.
3. Buat kartu nama, kop surat dan brosur produk dan perusahaan yang menarik dan mencerminkan citra profesional.
4. Tampilkan kesan pertama yang baik.
5. Biasakan membawa kartu nama dan brosur perusahaan kemanapun anda pergi, untuk di perlukan sewaktu-waktu.
6. Pelajari karakter konsumen yang akan menjadi target pasar produk.
7. Buat jaringan kerja atau network dimanapun, untuk menambah panjang relasi anda.
8. Sabar, disiplin da konsisten.
SELAMAT MENCOBA SEMOGA SUKSES

Hubungi :
INDOARTHA CHEMICAL
CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com

Kursus Training Membuat Deterjen, Komposisi Pembuatan Deterjen

Urusan cuci-mencuci baju kotor ingatan kita tertuju apa yang disebut deterjen. Dari sejarah deterjen yang mengalami perbaikan-perbaikan guna memperbaiki mutu deterjen. Saat ini banyak beredar produk-produk deterjen yang bermutu dengan berbagai merk yang sebenarnya dari bahan-bahan bakunya deterjen relatif sama. Cuma dari deterjen-deterjen itu yang membedakan komposisi dan bahan tambahan (aditif)nya. Deterjen dalam kerjanya memiliki kemampuan yang unik untuk mengangkat kotoran, baik yang larut dalam air maupun yang tidak larut dalam air. Hal ini disebabkan bahwa deterjen, khususnya molekul surfaktan (surface active agent)nya yang berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Salah satu ujung dari molekul surfaktannya lebih suka minyak, akibatnya bagian ini mempenetrasi kotoran yang berminyak. Ujung molekul surfaktan satunya lebih suka air, bagian inilah yang berperan mengendorkan kotoran dari kain dan mendispersikan kotoran sehingga tidak kembali menempel pada kain. Akibatnya warna kain dapat dipertahankan.
Penggolongan Deterjen Dilihat Bentuk Fisiknya
Berdasarkan bentuk fisiknya, deterjen dibedakan atas:
1. Deterjen Cair, secara umum deterjen cair hampir sama dengan deterjen bubuk. Yang membedakan cuma bentuk fisik. Di indonesia setahu saya deterjen cair ini belum dikomersilkan, biasanya digunakan untuk laundry modern menggunakan mesin cuci yang kapasitasnya besar dengan teknologi canggih.
2. Deterjen krim, bentuk deterjen krim dengan sabun colek hampir sama tetapi kandungan formula bahan baku keduanya berbeda.
3. Deterjen bubuk, jenis deterjen bubuk ini yang beredar dimasyarakat atau dipakai sewaktu mencuci pakaian. Berdasarkan keadaan butirannya, deterjen bubuk dapat dibedakan menjadi dua yaitu deterjen bubuk berongga dan deterjen bubuk padat. Perbedaan bentuk butiran kedua kelompok tersebut disebabkan oleh perbedaan proses pembuatannya.
A. Deterjen bubuk berongga.
Deterjen bubuk berongga mempunyai ciri butirannya berongga seperti bola sepak yang didalamnya berongga. Butiran deterjen jenis berongga ini dihasilkan oleh proses spray drying ( proses pengabutan dilanjutkan dengan proses pengeringan). Kelebihan deterjen bubuk berongga dengan deterjen bubuk padat adalah deterjen bubuk berongga tampak volumenya lebih besar.
B. Deterjen bubuk padat.
Bentuk butiran deterjen bubuk padat bentuknya seperti bola tolak peluru, yaitu semua bagian butirannya terisi oleh padatan sehingga tidak berongga. Butiran deterjen yang padat ini merupakan hasil olahan dari proses pencampuran kering (dry mixing). Kekurangan deterjen bubuk padat ini tampak volumenya tidak besar sehingga kelihatan sedikit.
Bahan Baku untuk Pembuatan Deterjen
1. Bahan Aktif
Bahan aktif ini merupakan bahan inti dari deterjen sehingga bahan ini harus ada dalam pembuatan deterjen. Secara kimia bahan kimia ini dapat berupa sodium lauryl sulfonate. Sodium lauryl sulfonate dengan beberapa nama dagang dengan nama texapone, Emal, luthensol, dan neopelex. Secara fungsional bahan mempunyai andil dalam meningkatkan daya bersih. Ciri dari bahan aktif ini mempunyai busa banyak dan bentuknya jel (pasta).
2. Bahan pengisi
Bahan ini berfungsi sebagai bahan pengisi dari keseluruhan bahan baku. Pemberian bahan pengisi ini dimaksudkan untuk memperbesar atau memperbanyak volume. Keberadaan bahan ini dalam deterjen semata-mata dilihat dari aspek ekonomis. Bahan pengisi deterjen disini menggunakan sodium sulfat (Na2SO4). Bahan lain sebagai pengisi deterjen dapat mengguanakan tetra sodium pyroposphate dan sodium sitrat. Bahan ini berbentuk serbuk, berwarna putih dan mudah larut dalam air.
3. Bahan penunjang
Salah satu contoh bahan penunjang deterjen adalah soda abu (Na2CO3) yang berbentuk serbuk putih. Bahan penunjang ini berfungsi sebagai meningkatkan daya bersih. Keberadaan bahan ini dalam deterjen tidak boleh terlalu banyak, sebab dapat menimbulkan efek panas pada tangan saat mencuci pakaian. Bahan penunjang lainnya adalah STPP (sodium tripoly posphate) yang juga penyubur tanaman. Ini dapat dibuktikan air bekas cucian disiramkan ke tanaman akan menjadi subur. Hal ini disebabkan oleh kandungan fosfat yng merupakan salah satu unsur dalam jenis pupuk tertentu.
4.Bahan Tambahan (aditif)
Bahan tambahan ini sebenarnya tidak harus ada didalam pembuatan deterjen. Namun demikian, produsen mencari hal-hal baru untuk mengangkat nilai dari deterjen itu sendiri. Salah satu contoh bahan tambahan ini adalah CMC (Carboxyl methyl cellulose). Bahan ini berbentuk serbuk putih yang berfungsi mencegah kotoran kembali ke pakaian.
5. Bahan Wangi
Keberadaan bahan wangi ini sangat penting keberadaannya, sebab suatu deterjen dengan kualitas baik bila menberi parfum salah akan berakibat fatal dalam penjualan. Parfum untuk deterjen bentuknya cair kekuning-kuningan.
Komposisi Pembuatan Deterjen
1. Texapon
2. Na2SO4 secukupnya
3. NaHCO3 25%
4. NaCO3 7%
5. STPP / CMC secukupnya
6. Parfum secukupnya
Peralatan yang dibutuhkan : Wadah, pengaduk kayu, dan saringan deterjen
Cara Membuat Deterjen
1. Texapon + NaHCO3 aduk rata
2. (1) + Na2CO3 aduk rata
3. (2) + Na2SO4 aduk rata
4. (3) + STPP/CMC aduk rata
5. Diayak dan keringkan
6. Parfum
7. Siap dipasarkan
Kelebihan Deterjen ini
– Daya bersihnya kuat atau membersihkan kotoran yang membandel.
– Direndam berhari-hari baju tidak akan menimbulkan bau.
– Hemat air karena hanya sekali bilas.

SELAMAT MENCOBA SEMOGA SUKSES

Hubungi :
INDOARTHA CHEMICAL
CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com

Komposisi Pembuatan Pasta Gigi

Di setiap harinya kita tak bisa lepas dari kegiatan menggosok gigi dengan menggunakan sikat gigi dan pasta gigi. Kegiatan gosok gigi sebaiknya dilakukan sebanyak 2-3 kali sehari, terutama dilakukan sehabis makan. Pernahkah anda dalam sehari saja tidak menggosok gigi? Karena sesuatu hal, penulis pernah sesekali dalam sehari tidak menggosok gigi, sehingga akibatnya mulut terasa tidak nyaman dan canggung bicara jarak dekat dengan seseorang karena kuwatir bau mulut.
Ketika digunakan untuk sikat gigi, pasta gigi yang baik harus memenuhi sifat-sifat:
1. Dapat menghilangkan partikel-partikel asing, sisa makanan yang menempel pada gigi, plak atau karang gigi, dan dapat membersihkan gigi.
2. Haruslah tidak bersifat toksik, memiliki rasa yang menyenagkan dan setelah menggunakan terasa segar dimulut.
Bahan baku pasta gigi tersusun atas :
1. Bahan polishing ( penggosok), merupakan salah satu bahan terpenting untuk menghilangkan partikel-partikel sisa makanan yang menempel pada gigi. Bahan yang sering digunakan diantaranya Aluminium fosfat.
2. Bahan foaming ( pembusa ), berfungsi untuk membantu aksi bahan polishig dengan membasahi gigi dan partikel makanan yang tertinggal pada gigi dan juga berfungsi mengemulsikan lendir dimulut. Bahan pembusa yang digunakan SLS ( sodium lauryl sulfonate ) dengan nama dagang texapon, emal dll.
3. Bahan moistener ( pelembab ), berfungsi untuk mencegah pengeringan dan pengerasan pada pasta gigi. Bahan yang sering digunakan diantaranya Gliserin , Propylene glikol dll.
4. Bahan pengikat, berfungsi untuk mencegah terjadinya pemisahan bahan pada pasta gigi. Bahan yang digunakan diantaranya sodium alginat.
5. Bahan pemanis, berfungsi untuk menberikan rasa manis pada pasta gigi. Bahan yang digunakan diantaranya sakarin.
6. Bahan pemberi rasa, berfungsi untuk memberikan aroma dan rasa pada pasta dan menghindari rasa eneg atau mual. Disamping itu juga untuk menambah kesegaran pasta gigi. Bahan yang digunakan minyak peppermint.
7. Bahan pengawet, berfungsi untuk menjaga struktur fisik, kimiawi dan biologi pasta gigi. Bahan ini haruslah tidak bersifat toksik. Bahan pengawet yang digunakan sodium benzoat.
8. Bahan flouride, merupakan salah satu zat yang berfungsi untuk pertumbuhan dan kesehatan gigi, melapisi struktur gigi dan ketahanannya terhadap proses pambusukan serta pemicu mineralisasi. flournya memberikan efek deterjen dan unsur kimianya mengeraskan lapisan email gigi. Flouride yang banyak digunakan adalah salah satunya sodium flouride ( NaF ). Pemberian flouride untuk pasta gigi dianjurkan 0,05% – 0,08%, karena kelebihan pemberian flouride akan mengakibatkan merusak kesehatan. Penulis menganjurkan dalam pembuatan pasta gigi tanpa flouride sih tak apa-apa.
Komposisi pembuatan pasta gigi
1. Alumium fosfat maksimal
2. Texapon 3%
3. Gliserin (15 – 20)%
4. Sodium alginat 25%
5. Sakarin secukupnya
6. Minyak peppermint secukupnya
7. Sodium benzoat 0,1%
8. Sodium flouride
9. Air Secukupnya
Peralatan yang dibutuhkan: wadah dan pengaduk kayu
Cara membuat pasta gigi
1. Sodium alginat + gliserin diaduk rata
2. (1) + Texapon diaduk rata
3. Air + Sodium benzoat aduk rata
4. (3) dicampur ke (2) aduk rata + NaF
5. (4) + Pemanis aduk rata
6. (5) + Aluminium fosfat aduk rata
7. (6) + Minyak peppermint aduk rata
8. Siap dikemas
SELAMAT MENCOBA SEMOGA SUKSES

Hubungi :
INDOARTHA CHEMICAL
CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com

Komposisi Pembuatan Sabun Colek, Wirausaha Produksi Sabun Colek

Keberadaan sabun colek sedikit tergeser dengan adanya keberadaan sabun cair cuci piring. Sabun colek sudah sangat melekat dihati masyarakat sebab keberadaan sabun colek digunakan oleh konsumen jauh sebelum munculnya sabun cair cuci piring. Oleh sebab itu masyarakat terbiasa menggunakan sabun colek dan beralih ke sabun cair cuci piring sangat sulit. Hal ini juga disebabkan juga bahwa sabun colek lebih ekonomis dan bisa di gunakan untuk mencuci pakaian dll. Tetapi dari segi kepraktisan dan kecepatan, sabun cair lebih cepat larut dalam air.
Dalam pembuatan sabun colek, biaya pembuataanya lebih murah daripada pembuatan sabun cair cuci piring sehingga sabun colek lebih murah. Bahan aktif sabun colek Alkyl Benzene Sulfonate ( ABS) merupakan senyawa yang lebih sukar terurai seaca alami. Di banyak negara penggunaan ABS dilarang dan diganti dengan LAS atau SLS. Beberapa alasan masih digunakannya ABS, diantaranya: harganya murah, kestabilannya dalam bentuk krim/pasta dan busanya melimpah.
Komposisi pembuatan sabun colek
1. ABS 11%
2. NaOH secukupnya
3. Soda abu 6%
4. Talk 15%
5. Silikat secukupnya
6. Kaolin 18%
7. Garam 7%
8. Pewarna secukupnya
9. Parfum secukupnya
Peralatan yang dibutuhkan: Wadah, takaran dan pengaduk kayu
Cara membuat sabun colek
1. Setengah air dari 31% + Pewarna aduk rata
2. (1) + Garam aduk rata
3. (2) + Talk aduk rata
4. (3) + Soda abu aduk rata
5. (4) + Larutan NaOH ( NaOH : Air = 40% : 60% ) aduk rata
6. (5) + Sisa air aduk rata
7. (6) + Kaolin aduk rata
8. (7) + ABS aduk rata
9. (8) + Silikat aduk rata
10. Siap dikemas

SELAMAT MENCOBA SEMOGA SUKSES
Hubungi :
INDOARTHA CHEMICAL
CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com

Indoartha Chemical, Wirausaha Sabun Mandi Susu Domba (Susu Kambing, Susu Sapi)

Pernahkah anda membayangkan berkeinginan “mandi susu” atau sudah pernah mandi susu ? Mandi susu artinya tubuh kita harus berendam didalam suatu bak mandi (bathtub) untuk beberapa waktu dan tidak semua rumah mempunyai bak mandi yang dibuat untuk berendam. Pernahkah mendengar “legenda cleopatra” yang terkenal kecantikannya dengan kulitnya yang putih bersih, halus, kenyal, bersinar dan lembab. Hal ini disebabkan konon cleopatra rutin mandi susu, tidak hanya sebatas itu, mandi susu juga dapat mengurangi warna kulit yang kehitaman atau gelap akibat proses penuaan atau menghalau penuaan dini.
Bagi orang yang tidak berkesempatan mandi susu, tidak perlu berkecil hati dengan produk berbasis susu khususnya SABUN MANDI SUSU bisa tidak kalah hebatnya seperti mandi susu. Sabun mandi susu plus madu menjadi andalan caswell massey yang amat populer di Amerika. Jadi kita bisa memasukkan susu saja , memasukkan madu saja atau memasukkan keduanya yaitu susu madu sebagai bahan pengisi sabun mandi.
Apa Yang Terkandung Dalam Susu?
Selain kalsium, susu juga mengandung

  • Protein dan asam amino esensial
  • Vitamin A yang berperan sebagai pemberi nutrisi pada kulit
  • Asam beta hidroksi berperan sebagai pelembab alami kulit, pelembab ini akan mengangkat dan membuang sel-sel kulit yang mati, melembutkan dan menghaluskan kulit, sehingga kulit akan tampak halus dan bercahaya.
  • Asam laktat berfungsi membantu membersihkan dan melembutkan kulit serta merangsang proses pembentukan kembali sel-sel kulit.
Menurut ahli kulit chittine De Ocampo di Phlipina kita dapat memperoleh manfaat asam laktat dalam susu. Tetapi lebih dari itu, produk kecantikan kulit diantaranya sabun yang berbasis susu, dapat anda pakai perawatan kulit.
Analisa bahan pembuat sabun mandi susu
Sabun dihasilkan dari proses ………………..
Hub Kami
CV. Lintas Artha Engineering
GENERAL CONTRACTOR, MANUFACTURE, COMMISIONING
Malang :
Jl. Perusahaan No.37 C Singosari Malang Jawa Timur
Phone: 0341 6587886
Surabaya :
Jl. Karang Empat XII/ 61. Surabaya
Jember :
Jl. Candi Mendut, Krajan Wirolegi No. 104. Kota Jember Jawa Timur
Email :
lintas_eng05@yahoo.com